Minggu, 26 Oktober 2014
Halaman Utama Berita Agenda Kontak Kami Buku Tamu Ke Domain Utama English Version
Tujuan Wisata
Satuan Kawasan Wisata
Peta Wisata
Objek Wisata
Usaha Wisata
Hotel
Restoran
Bumi Perkemahan
Hiburan Umum & Wisata Belanja
Jasa Wisata
Aneka Dokumen
Rekapitulasi
Kunjungan Wisata
PAD Parsenibud
Seni Budaya
Seni Tradisional
Temuan Arkeologi
Bangunan Bersejarah
Cagar Budaya
Benda Pusaka
Upacara Adat
Pemukiman Tradisional
Naskah Kuno
Cerita Rakyat
Permainan Rakyat
Peristiwa Sejarah
Tokoh Sejarah
Organisasi Parsenibud
Disparbud
Organisasi Pariwisata
Organisasi Seni Budaya
Rupa - Rupa
Even
Agenda
Berita
Buku Tamu
 
Direktori
Peta Kota Garut
Peta Kecamatan
Produk Khas
Makanan Khas
Cindera Mata
 
Cagar_Budaya - Makam Prabu Geusan Ulun
(dibaca : 5364 kali)
perbesar...
Kecamatan : Pameungpeuk
 
Makam Prabu Geusan Ulun adalah makam dari seorang Prabu yang dulu berkuasa di daerah Gunung Nagara yang bernama Prabu Geusan Ulun. Prabu ini menghanyutkan sebuah kukusan ke dalam sungai.dimanapun kukusan itu berhenti maka tempat itu akan menjadi tempat bersemayamnya beliau.setelah kukusan itu berjalan dan diikuti oleh para pengawal kerajaan, kukusan itu berhenti disebuah batu, kukusan itu berputar ? putar selama beberapa lama, kemudian hanyut kembali ke laut dan berhenti disuatu karang. Karang tersebut sekarang dikenal dengan karang Kukusan. Sedangkan tempat kukusan itu tadi berputar ? putar menjadi tempat bersemayamnya Prabu Geusan Ulun.

Makam Prabu Gusan Ulun berada di desa Ciabah kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Luas daerah makam tersebut 100m2 dan luas areal makam tersebut adalah 15m2 . Batas administrasi dari Makam Prabu Geusan ulun adalah sebagai berikut :
Utara : Desa Linggamanah
Barat : Desa Cikelet
Selatan : Samudera hndia
Timur : Desa Pamengpeuk

Makam ini dikelola oleh masyarakat sekitar, dan kuncen yang menjaga daerah pemakaman tersebut yang bernama pak Iroh. Makam ini banyak dikunjungi pada malam selasa dan malam jumat, bahkan terkadang ada yang menginap didalam areal makam ini selama satu malam.

Sumber daya listrik penduduk di sekitar makam adalah berasal dari PLN dengan kapasitas 900 Kwh dan voltase 110 v. Sedangkan sumber air bersihnya berasal dari sumur yang berada di daerah sekitar daerah pemakaman tersebut dengan rasa air yang yang tawar dan kualitas air yang bersih serta bau air yang normal.

Jarak makam tersebut dari kecamatan Pamengpeuk adalah 32 Km, dan 84 Km dari kota Garut. Untuk datang ketempat ini wisatawan bisa menggunakan minibus dari Garut ke Pamengpeuk dengan biaya Rp.6.000 dan dari Bandung ke Pamengpeuk menggunakan bus Rp18000 dan lalu dilanjutkan dengan menggunakan ojeg dengan biaya Rp.5.000.

Tingkat kebersihan dan bentang alam di kawasan ini cukup baik serta visabilitas di kawasan ini tergolong bebas dan tingkat kebisingan yang rendah. Lapisan permukaan tanah di kawasan ini pada umumnya berupa tanah bebatuan. Tata guna tanah yang digunakan di areal pemakaman tersebut adalah tanah desa yang menjadi tanah wakaf yang dikhuhususkan untuk kuburan Prabu Geusan Ulun.

Di dekat kawasan makam Prabu Geusan ulun terdapat tiga buah kios makanan, dimana didalamnya terdapat wc umum empat buah dan tempat sampah yang berada di luar kios ? kios tersebut. Tempat ibadah yang ada hanyalah sebuah mushola yang berada di salah satu kios makanan. Pintu masuk kedalam pemakaman ini terdapat didepan makam tersebut, untukmenuju ke pintu masuk tersebut jalannya agak berbukit dan mempunyai lapisan permukaan tanah bebatuan.

Pengunjung yang datang ke Makam Prabu Geusan Ulun biasanya merupakan masyarakat sekitar danjuga pengunjung yang berasal dari Cirebon, Garut dan juga Tasikmalaya. Rata?rata pengeluaran pengunjung yang datang kemakam tersebut berkisar antara Rp.25.000 s/d Rp.50.000 dengan lama tinggal berkisar antara 2 jam s/d 12 jam.
 Ke halaman sebelumnya

Best view with
Microsoft
Internet Explorer at
1024 by 768 pixels